Lini flagship terbaru Samsung, Samsung Galaxy S26 Series, kian mendekati perilisannya, dan berbagai detail penting mulai terkuak ke publik. Salah satu aspek krusial yang menjadi sorotan adalah performa baterai, di mana bocoran terbaru mengindikasikan peningkatan signifikan dalam hal daya tahan per siklus pengisian daya.
Prediksi Durasi Pemakaian Harian yang Lebih Panjang
Berdasarkan informasi yang diduga berasal dari label energi Uni Eropa (EU Energy Label), terdapat estimasi durasi penggunaan yang cukup menjanjikan untuk seri terbaru ini. Varian Galaxy S26 Plus dan Samsung Galaxy S26 Ultra dilaporkan memiliki rating ketahanan hingga 55 jam per siklus pengisian daya. Sementara itu, model standar Galaxy S26 diprediksi mampu bertahan hingga 51 jam.
Angka ini merupakan lompatan signifikan dibandingkan pendahulunya, Galaxy S25 Series, yang hanya memiliki rating sekitar 37 jam untuk model dasar dan kisaran 44-45 jam untuk model Plus dan Ultra.
Kapasitas dan Siklus Pengisian Daya
Meskipun prediksi daya tahan harian meningkat, label tersebut juga mengindikasikan bahwa seluruh seri Galaxy S26 hanya diberi rating untuk mempertahankan minimal 80% kapasitas awal setelah 1.200 siklus pengisian penuh. Angka ini lebih rendah dibandingkan rating 2.000 siklus pada seri Galaxy S25, yang memicu diskusi mengenai durabilitas jangka panjang baterai.
Mengenai kapasitas fisik baterai, laporan menyebutkan:
- Galaxy S26: Kapasitas tertera 4.175 mAh (dipasarkan sebagai 4.300 mAh tipikal). Model ini disebut sebagai satu-satunya yang mendapat peningkatan kapasitas dibanding pendahulunya.
- Galaxy S26 Plus: Kapasitas tertera 4.755 mAh (dipasarkan sebagai 4.900 mAh tipikal).
- Galaxy S26 Ultra: Kapasitas tertera 4.855 mAh (dipasarkan sebagai 5.000 mAh tipikal).
Efisiensi Energi dan Faktor Lain
Sebagai sisi positifnya, ketiga model dilaporkan meraih peringkat A untuk efisiensi energi, menempatkan mereka di antara smartphone paling hemat daya. Selain itu, seluruh lini S26 juga mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu, serta peringkat ‘A’ untuk keandalan jatuh bebas, meski mendapat peringkat ‘C’ untuk kemudahan perbaikan.
Secara keseluruhan, bocoran ini menunjukkan adanya pertukaran (trade-off): Samsung tampaknya memprioritaskan peningkatan efisiensi agar setiap pengisian daya bertahan lebih lama dalam penggunaan sehari-hari, meskipun dengan potensi penurunan pada batas umur total siklus baterai.







